Kenapa tikus dikatakan sebagai hewan kecil yang fasiq?
"Dahulu di suatu malam ketika Rasulullah bangun dari tidurnya, terdapat tikus yang mengambil sumbu untuk membakar rumah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian beliau bergegas dan membunuhnya, karena itulah beliau menghalalkan membunuh hewan tersebut bagi orang yang halal (bukan orang yang sedang ihrom) dan orang yang sedang melaksanakan ihram".
#Imam_Qastholani_syarah_Bukhori
#hal169_vol9
👈 ارشاد الساري شرح البخاري ١٦٩/٩
ﻭﻓﻲ ﺣﺪﻳﺚ ﻳﺰﻳﺪ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻧﻌﻴﻢ ﻋﻨﺪ اﻟﻄﺤﺎﻭﻱ ﺃﻧﻪ ﺳﺄﻝ ﺃﺑﺎ ﺳﻌﻴﺪ اﻟﺨﺪﺭﻱ: ﻟَﻢ ﺳﻤﻴﺖ اﻝﻓﺄﺭﺓ اﻟﻔﻮﻳﺴﻘﺔ؟ ﻗﺎﻝ: اﺳﺘﻴﻘﻆ اﻟﻨﺒﻲ -ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ- ﺫاﺕ ﻟﻴﻠﺔ ﻭﻗﺪ ﺃﺧﺬﺕ ﻓﺄﺭﺓ ﻓﺘﻴﻠﺔ ﻟﺘﺤﺮﻕ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ -ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ- اﻟﺒﻴﺖ ﻓﻘﺎﻡ ﺇﻟﻴﻬﺎ ﻭﻗﺘﻠﻬﺎ ﻭﺃﺣﻞّ ﻗﺘﻠﻬﺎ ﻟﻠﺤﻼﻝ ﻭاﻟﻤﺤﺮﻡ.
JAN 17 TAUHID DALAM BUKU- BUKU TERJEMAHAN KARANGAN K.H.A.RIFA’I DARI KALISALAK TAUHID DALAM BUKU- BUKU TERJEMAHAN KARANGAN K.H.A.RIFA’I DARI KALISALAK Makalah Seminar Nasional, dengan beberapa editing OLEH: ABU ROYHAN AL- FIRDAUSI, H.KHAERUDDIN. PENGANTAR Lothorp Stoddart dalam bukunya : The New World of Islam menyatakan bahwa kondisi umat Islam pada abad ke 18 sangatlah memprihatinkan. Mereka sebagian besar terjerumus dalam gelimang takhayul dan mistik kekanak- kanakan. Keadaan ini tidak terkecuali terjadi di Hindia Belanda (Indonesia) pada waktu itu. Seorang sarjana Belanda yang bernama C.Poensen dalam bukunya : Brieven over der Islam Uit de Binnen Landen van Java, Leiden : Brill 1886, juga membuat pernyataan yang hampir sama dengan pernyataan Lothorp Stoddart, khususnya umat Islam di Hindia Belanda, yaitu bahwa dalam hal kepercayaan, orang Jawa pada saat itu tidak bisa disebut sebagai orang Islam. Keadaan inilah yang membuat prihatin Assyaikh.H.A.Rifai dari Kalisalak, L...
Komentar
Posting Komentar